Wednesday, June 1, 2011

pemergian tiada ganti...moga kita juga seperti dia


dakwatuna.com –

Hari ini Sabtu 21 Mei 2011 bertepatan dengan 18 Jumadits Tsani, kita kehilangan seorang mujahidah dakwah, ustadzah, muballighoh, bunda yang penuh kesabaran : Yoyoh Yusroh. Masyarakat banyak mengenalnya sebagai Anggota DPR RI dari Fraksi PKS yang sangat gigih memperjuangkan RUU pornografi.

Usulan cerdas beliau tentang kemungkinan tentara TNI wanita berjilbab juga menarik banyak pihak untuk mencermati langkah beliau. Keterlibatannya di kerja dewan sejak tahun 1999 tidak menyurutkan langkahnya dalam dakwah dan tarbiyah di tengah masyarakat.

Taujihat dan ceramahnya senantiasa dinanti setiap kader dakwah khususnya akhwat muslimat. Panggilan Bunda yang dialamatkan kepada beliau menunjukan penghargaan dan arti khusus diri beliau di hati setiap akhwat kader dakwah. Beliau kini telah meninggal, namun catatan kebaikan telah banyak ditorehkan, saatnya bagi kita untuk meneladani dan melanjutkan perjuangannya.

Setiap kematian meninggalkan pesan, pesan untuk mengingat betapa dekatnya kita dengan alam barzah. Pesan untuk mengingat dan menyebut kebaikan yang meninggal agar ada langkah yang nyata dalam mengikuti kebaikan-kebaikan yang ada. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Apabila kamu menghadiri orang yang sakit atau orang yang meninggal, maka katakanlah yang baik, maka sesungguhnya malaikat mengaminkan (membaca amin) atas apa yang kamu katakan.” (HR. Muslim)

Dalam riwayat lain dari al-Bukhari, bahwasanya satu jenazah dibawa melewati Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan para shahabat radiyallahu ‘anhum, lalu mereka menyebutkan kebaikan-kebaikan orang tersebut. Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Wajib”. Lalu lewat lagi satu jenazah yang lain, lalu mereka menyebutkan kejahatan kejahatannya.” Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda lagi, “Wajib”. Maka Umar bin Khatab radiyallahu ‘anhu bertanya, “Apakah gerangan yang wajib?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Ini yang kamu sebutkan atasnya kebaikan, maka wajiblah baginya surga; dan ini yang kamu sebutkan atasnya kejahatan, maka wajiblah baginya neraka. Kalian adalah saksi-saksi Allah di muka bumi.” (HR. Bukhari)

Air mata akan segera mengering, gundukan tanah akan segera membatu, kesedihan akan segera ditumpuki dengan agenda kesibukan lainnya, maka marilah sejenak kita mengenang kebaikan beliau, kebaikan dan hanya kebaikanlah yang layak untuk dikenang dari setiap insan. Mari belajar kokoh dari ustadzah Yoyoh Yusroh

Pertama: Teladan Fisik yang Kuat dan Komitmen dalam menjaga kesehatan

Aktifitas dakwah membutuhkan energi yang luar biasa. Ini yang disadari oleh ustadzah Yoyoh Yusroh, maka beliau punya komitmen yang sangat tinggi dalam menjaga kesehatan, dan juga mengingatkan kader dakwah yang lain agar peduli kesehatan. Afifah Afra menuliskan kenangannya bersama ustadzah Yoyoh Yusroh dalam suatu kesempatan memberikan tausiah di depan para muslimah Semarang. Beliau sangat menganjurkan para muslimah untuk menjaga kesehatan. Menekankan untuk mengonsumsi banyak sayur dan buah-buahan, serta meninggalkan segala jenis makanan instan yang berpengawet. Lebih tegas ustadzah Yoyoh Yusroh menjelaskan: “Rahim seorang wanita harus dipersiapkan untuk menghasilkan generasi yang terbaik. Jadi, makanlah hanya sesuatu yang halal dan toyib.” Komitmen beliau yang tinggi ini pun bisa dengan mudah dibuktikan di depan mata. Melahirkan 13 putra dan putri tentu dibutuhkan penjagaan fisik yang luar biasa, belum ditambahi aktifitas dakwah dan kegiatan yang sangat padat. Beliau mampu melewati hari-hari sibuknya dengan stamina yang kuat. Saat ditanya seorang akhwat tentang resep fitnya, beliau mengingatkan untuk jangan lupa mengonsumsi habbatus sauda dan madu.

Kedua: Kesabaran Luar Biasa


Melahirkan, merawat dan membesarkan 13 orang anak adalah hal luar biasa yang mutlak membutuhkan kesabaran yang luar biasa. Betapa banyak kader dakwah yang hari ini mengumbar keluhkesah dan berteriak kerepotan, sementara mereka baru dikarunia satu dua anak, dengan amanah dakwah yang tak seberapa. Kegiatan beliau yang begitu padat tentulah membutuhkan kesabaran luar biasa. Dalam kehidupan rumah tangga beliau adalah contoh kesabaran seorang ummahat, karena beliau seringkali diminta –terkadang bersama suaminya- untuk mengisi talkshow dan seminar dengan teman keluarga islami. Beliau berpesan tentang kunci sukses membina rumah tangga: “Dalam membina rumah tangga, yang penting prinsipnya saling memberi. Tidak ada yang superordinat atau subordinat antara laki-laki dan wanita. Sejak awal menikah komitmen itu harus ada. Laki dan wanita punya keistimewaan.”. Banyak lagi pesan dan petuah beliau tentang rumah tangga, yang sungguh telah dibuktikan sejak awal dalam kesabaran beliau mengarungi rumah tangga. Sekali lagi, dengan 13 orang anak!

Ketiga: Aktif Bergerak


Ustadzah Yoyoh Yusroh juga menjadi teladan akhwat muslimah dalam kiprah bagi dakwah dan masyarakat. Amanah beliau yang begitu banyak senantiasa beliau tuntaskan dengan sebaik-baiknya. Bukan hanya dalam konteks internal partai atau dalam negeri, namun juga tampil aktif dalam organisasi internasional bahkan perjuangan internasional membela Palestina. Beliau memimpin rombongan Viva Palestina yang dikoordinir oleh Komite Nasional Rakyat Palestina (KNRP), dan melalui perjuangan berat akhirnya mampu menembus Gaza dengan dikawal barisan panser tentara Mesir. Kiprah beliau yang sangat padat bisa dilihat dari rentetan tugas dan penghargaan yang beliau dapat. Selain di DPR beliau juga aktif sebagai anggota Dewan Pakar ICMI (Tahun 2005-2010), bidang Pemberdayaan Perempuan, Anak dan Lansia. Tak hanya itu, sejumlah tanda jasa pun pernah diterimanya, seperti International Muslim Women Union (IMWU) tahun 2000, International Muslim Women Union (IMWU) tahun 2003, dan Mubaligh National dari Departemen Agama RI tahun 2001. Sebuah gambaran sekaligus teladan, seorang ummahat yang sukses meramu antara ranah domestik dengan pengabdian kemasyarakatan.

Keempat: Ruhiyah Tinggi
Aktivitas dakwah dan kemasyarakatan yang begitu padat akan sangat melelahkan tanpa siraman ruhiyah yang teratur dan pada porsi yang istimewa. Ustadzah Yoyoh Yusroh tahu dan meyakini dengan pasti hal tersebut. Karenanya beliau senantiasa menghiasi hari-hari padat aktifitasnya dengan charger ruhiyah yang terus dijaga dan ditingkatkan. Tilawah dan mengulang hafalan Quran adalah rutinitas harian yang tak terlewatkan. Salim A Fillah pernah mendapati beliau bersama suami tengah asyik mengulang hafalan berdua, bergantian menyimak dan membenarkan. Secara khusus, beliau senantiasa menyelesaikan tilawah tiga juz setiap harinya. Tentu sebuah capaian yang luar biasa, yang barangkali tak terbayangkan dalam benak banyak kader yang selalu gagal menyelesaikan satu juz tilawah karena alasan kesibukan. Ketika ditanya bagaimana mungkin menyempatkan diri untuk tilawah sebanyak itu dalam setiap harinya, ustadzah Yoyoh Yusroh menjawab dengan yakin dan mantap: “Justru karena sibuk dan banyak hadapi aneka persoalan serta begitu beragam manusia, maka harus memperbanyak Al-Qur’an”. Subhanallah

Kelima: Penyayang dan Peduli



Banyak akhwat yang terkesan dengan kesederhanaan dan ketawadhukan beliau, dan lebih dari itu kedekatan personal dan ukhuwah yang dibuktikan dengan langkah nyata. Panggilan bunda dan ummi menandakan tempat khusus di hati para akhwat. Seorang akhwat muda begitu terkesan saat dalam sebuah pertemuan kedua dengan beliau, ustadzah Yoyoh Yusroh masih mengingat betul nama dan asalnya, serta menanyakan tentang kegiatan dan aktifitas terbarunya. Hal ini jelas menunjukkan kepedulian dan kasih sayang beliau yang tulus kepada para akhwat, tanpa pamrih, seperti kasih sayang seorang ibu kepada anaknya.

Akhirnya, tentulah masih banyak teladan kebaikan yang telah ditorehkan oleh ustadzah Yoyoh Yusroh, coretan singkat ini tak akan pernah mampu mewakili kebaikan dan keteladanan dari sosok daiyah dan mujahidah ini. Sekali lagi marilah belajar kokoh dari ustadzah Yoyoh Yusroh. Mari belajar memuhasabahi diri atas langkah yang amal yang telah kita torehkan setiap hari.

Beberapa hari sebelum meninggal, beliau menuliskan SMS berisikan kegelisahan dan muhasabah hatinya kepada seorang akhwat:
“ Ya rabb, aku sedang memikirkan posisiku kelak diakhirat. Mungkinkah aku berdampingan dengan penghulu para wanita Khadijah Al-Kubra yang berjuang dengan harta dan jiwanya? Atau dengan Hafshah binti Umar yang dibela oleh Allah saat akan dicerai karena shawwamah (rajin puasa-red) dan qawwamahnyaI (rajin tahajud-red)? Atau dengan Aisyah yang telah hafal 3500 an hadits, sedang aku…. ehm 500 juga belum… atau dengan Ummu Sulaim yang shabiroh (penyabar) atau dengan Asma yang mengurus kendaraan suaminya dan mencela putranya saat istirahat dari jihad… atau dengan siapa ya. Ya Allah, tolong beri kekuatan untuk mengejar amaliah mereka… sehingga aku layak bertemu mereka bahkan bisa berbincang dengan mereka di taman firdaus-Mu"

masya Allah...subhanallah

Sunday, May 29, 2011

Surat Untuk Calon Istriku,"Tegarlah di tengah Badai"

Surat Untuk Calon Istriku, "Tegarlah di tengah Badai"


Assalamu'alaikum warohmatulloh wabarokatuh

Kepada calon istriku yang akan mengandung anak-anaku, mendidik mereka dengan tauhid dan akhlak seperti apa yang dicontohkan Rasulullah SAW dan para penerusnya yang tetap lurus menapaki jalan tauhid dan jihad. Surat ini kutuliskan untukmu agar engkau kelak tidak akan pernah kecewa dan sedih mendapatkan pasangan seperti aku yang penuh dengan kekurangan.

Calon istriku, aku tulis surat ini kepadamu agar engkau lebih mengerti jalan yang akan kita tempuh dan apa yang akan kita tuju sebagai makhluk yang dibebani oleh Allah yang MahaPerkasa di dunia yang tidak kekal ini. Agar kelak kita lebih siap untuk saling memahami, saling mengerti dan mensyukuri setiap apa yang sudah digariskan oleh Allah SWT kepada keluarga kita.

Calon istriku dan calon ibu dari anak-anakku, engkau mungkin sudah tahu jalan apa yang aku tempuh dan kehidupan seperti apa yang aku inginkan. Aku berharap engkau menjadi teman seperjalanan yang menyenangkan dalam dunia ini untuk tetap istiqomah di jalan para Rasul dan para pengikutnya. Selalu menjadikan seruan tauhid sebagai hal yang paling utama dalam hidup dan mengajarkan kepada manusia pentingnya kembali kepada rujukan utama Dien kita, Islam.

Mungkin nanti akan banyak cobaan, kesusahan dan penderitaan dalam mengarungi rumah tangga kita, sebagai manusia mungkin kita akan mengeluh, menangis dan bisa jadi mengutuki nasib. Namun yakinlah semua itu adalah cobaan untuk menjadikan kita manusia paripurna dan mendidik kita untuk tetap tegar di segala cuaca dan keadaan.

Allah berfirman: “Dan Sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar.” (QS 2: 155)

Calon istriku, bila aku belum bisa membahagiakanmu seperti layaknya istri-istri orang lain, maafkanlah aku. Namun aku selalu akan berusaha sekuat tenaga untuk menjadi yang terbaik, memberikan rizki yang halal walaupun sedikit dan memenuhi hak-hak kepadamu sebagai seorang suami. Maka bantulah aku mewujudkan itu walau hanya dengan senyummu.

Calon istriku, bila suatu saat aku pergi jauh dan lama kembali, jagalah hartaku, belanjakanlah sebagian harta yang ada padamu di jalan Allah dan penuhilah hak-hak saudara seimanmu bila engkau sanggup untuk memenuhinya. Dan jagalah kehormatanku sebagai suamimu, bergaulah dengan para muslimah yang hatinya tertambat ke syurga, yang menjaga pandangan di kala sendiri dan bersama orang lain agar aku tenang karena meninggalkan seorang wanita dan seorang ibu yang menjaga apa yang ditinggalkan suaminya.

Calon istriku, engkau tahu aku bukan orang yang sempurna dalam segala hal. Maka bantulah aku menyempurnakannya dengan nasihatmu, kritikanmu dan apa yang bisa menjadikan ketaan kepada Allah dan RasulNya makin bertambah di setiap hari. Jadikan keluarga kita adalah keluarga yang sipa menerima masukan dari siapapun walaupun itu anak kecil. Karena kebenaran dikenali bukan dari siapa yang berbicara tapi apa yang disampaikan.

Yang terakhir istriku, jadikan anak-anak kita kelak seperti singa. Tidak takut bila membela kebenaran, tidak menyerah dengan keadaan dan selalu tegar ditengah badai yang menerpa. Ajarkan kepada mereka menjadi manusia yang marah bila kebenaran dihinakan, ajarkan mereka melawan setiap penindasan kepada siapapun dan didiklah mereka untuk berani berkorban apa saja bahkan nyawa untuk kemuliaan Allah, rasul dan orang-orang beriman.

Mungkin aku terlalu banyak berharap kepadamu, menuntut dirimu dan meminta apa yang mungkin terlalu berat untukmu. Namun percayalah, aku sebagai suami akan berusaha menjadi pendamping yang baik, pendengar setia masukan dan nasihatmu, saling membantu untuk terus taat kepada Allah dan RasulNya.

Suratku ini kutulis dengan segala kelemahanku, segala kekuranganku agar engkau mengerti dengan siapa engkau akan mengarungi hidup ini. Agar engkau tahu bahwa kehidupan rumah tangga tidak selalu madu dan susu. Agar engkau kelak juga tidak menjadi penghalang dalam menunaikan dakwah dan menjadi musuh pertama dalam mengendurkan semangatku untuk berjihad di jalan Allah SWT.

Sebelum kita bertemu sebagai sepasang suami-istri mari kita selalu memanjatkan doa yang pernah dibaca oleh orang yang mengetarkan tahta tiran, As-Syahid Sayyid Qutbh.

Ya Muhaimin, jika aku jatuh cinta,
jagalah cintaku padanya agar tidak
melebihi cintaku pada-Mu


Ya Allah, jika aku jatuh hati,
izinkanlah aku menyentuh hati seseorang
yang hatinya tertaut pada-Mu,
agar aku tidak terjatuh dalam jurang cinta jemu.


Ya Rabbi, jika aku jatuh hati,
jagalah hatiku padanya agar tidak
berpaling dari hati-Mu.


Ya Rabbal Izzat, jika aku rindu,
rindukanlah aku pada seseorang yang
merindui syahid di jalan-Mu.


Ya Allah, jika aku rindu,
jagalah rinduku padanya agar tidak lalai aku
merindukan syurga-Mu.


Ya Allah, jika aku menikmati cinta kekasih-Mu,
janganlah kenikmatan itu melebihi kenikmatan
indahnya bermunajat
di sepertiga malam terakhirmu.


Ya Allah, jika aku jatuh hati pada kekasih-Mu,
jangan biarkan aku tertatih dan terjatuh dalam
perjalanan panjang
menyeru manusia kepada-Mu.


Ya Allah, jika Kau halalkan aku merindui kekasih-Mu,
jangan biarkan aku melampaui batas sehingga
melupakan aku pada cinta hakiki
dan rindu abadi hanya kepada-Mu.


Ya Allah Engkau mengetahui bahawa hati-hati ini
telah berhimpun dalam cinta
pada-Mu, telah berjumpa pada taat pada-Mu, telah
bersatu dalam dakwah
pada-MU, telah berpadu dalam membela syariat-Mu.
Kukuhkanlah Ya Allah
ikatannya. Kekalkanlah cintanya. Tunjukilah
jalan-jalannya. Penuhilah
hati-hati ini dengan Nur-Mu yang tiada pernah
pudar. Lapangkanlah dada-dada
kami dengan limpahan keimanan kepada-Mu dan
keindahan bertawakal di jalan-Mu.


(As-Syahid Sayyid Qutb)

Semoga Allah mengabulkan doaku dan doamu dan mempertemukan kita dalam naungan RahmatNya dan menjadikan kita pasukan yang setia kepadaNya.

Dariku calon suamimu.

Hanif Abdullah

Redaktur Majalah Online

http://ansharullah.com

petikan dari:
Oleh Hanif Sang Pemberontak Suci
era muslim

Monday, April 25, 2011

AJARI AKU TENTANG CINTA. AJARI MEREKA TENTANG CINTA.


AJARI AKU TENTANG CINTA. AJARI MEREKA TENTANG CINTA.


Ketika sesi akhbar islami di dalam halaqah baru2 ini, antara yang kami bicarakan ialah berita tentang filem porno 3D, yan tersiar di Hong Kong baru-baru ini. Mulanya saya tidak amik kesah sangat, tapi rupa-rupanya kita perlu amek kesah.

Filem 3D, mengikut kawan saya apabila ditonton, nampak seolah-olah real. Mengikut berita, filem itu memaparkan kisah seks ganas tapi berunsur cinta.

"The sex scenes are explicit and sometimes violent, but the main theme of the story is love," said Sun, the director.

Ini mengambarkan bagaimana masyarakat dunia memahami erti cinta, yang penuh keganasan jauh dari kelembutan. Bimbang sangat kiranya filem ini tersebar ke Malaysia. Dan seharusnya kita ingat, bahawa perkara itu tidak mustahi berlaku, dengan kemudahan YOUTUBE, internet downloader, CD2 dan lain2.

Apa usaha kita semua untuk menghalang ini semua. Dunia ini semakin terbalik. Cinta difahami dengan cara songsang.

Cinta yang sebenar bukan hanya gejolak hati yang datang saat melihat pasangan, tetapi ia adalah satu kata kerja. Kerja dan amal yang perlu senantiasa diusahakan. Sebagaimana untuk kita mencintai Allah, kita perlu mengupayakan segala usaha dan tenaga, berlipat kali, bersusah payah bangun malam, melawan keinginan nafsu semata-mata mahu meraih cinta Allah, begitu juga yang seharusnya kita fahami bila membicarakan tentang cinta. Perlu usaha untuk cinta.

Seperti Salim A.fillah dalam bukunya Jalan Cinta Para pejuang, mengatakan mana mungkin bila seorang suami mahu menceraikan isteri hanya kerana alasan “ aku sudah tidak mencintainya”. Tidak. Cinta bukan hanya datang begitu saje, tapi perlu diusahakan, dan terus berusaha.

“Mata airnya adalah niat baik dari hati yang tulus

Alirannya adalah kerja yang terus menerus”

Untuk mendapat CINTA, sewajibnya dimulai dari hati yang ikhlas, niat yang bersih dan benar. Pernah seorang sahabat bertanya, “ bagaimana nak ikhlas dalam soal cinta, bagaimana nak dapatkan cinta kerana Allah”?

Saya menjawab:

“ kita berniat untuk mencintainya dalam rangka untuk mendapatkan cinta Allah, kita mencintainya adalah semata-mata untuk menjadikan diri kita, diri dia, dan orang di sekeliling kita dekat dengan Allah.”

Dalam konteks memilih pasangan untuk dicintai, kita memilih seseorang yang dapat membantu perjalanan hidup kita agar kita semakin dekat dengan Allah, dan kita juga sendiri berazam untuk membantu pilihan kita untuk mencintai Allah, untuk menjadikan cintanya kepada Allah semakin besar, semakin nikmat.

Dalam konteks mencintai suami, kita mencintai dia kerana Allah, kita akan senantiasa mengubah diri kita, menjadi semakin baik, dalam rangka untuk menjadikan pasangan kita tenang dan dekat dengan Allah. Sebagaimana pengorbanan Khadijah dari segenap aspek. Cinta Khadijah mengukuhkan semangat rasulullah saat baginda teruji tatkala mendapat wahyu pertama.

Dalam konteks ibubapa, kita mencintai ibu dan ayah, dengan berbuat baik kepadanya, agar kita dan mereka semakin rapat hubungannya dengan Allah. Kita akan terus berkorban semata-mata untuk melihat mereka, mendapat keampunan Allah, medapat kebahagian dunia akhirat, dan juga untuk memastikan diri kita sendiri menjadi hamba yang dicintai Allah. Bukankah Allah sangat mencintai hambanya yang berbakti kepada ibubapanya.

Insan yang memahami cinta, memahami tujuan dia hidup, akan jauh dari cinta yang terpesong, jauh dari filem2 porno yang menyesatkan, jauh dari telenovel yang membingungkan, jauh dari novel-novel cinta yang mengotorkan makna sebenar cinta.
Sebaliknya dia akan berusaha sedaya mungkin, memahami cinta, berusaha untuk mendapatkan cinta, melalui ayat-ayat cinta dari Allah, Al-Quranul karim, melalui sabda2 baginda, melalui sirah2 perjuagan orang yang mencintai kerana Allah.

25 april 2011/ isnin
Ruqaiyyah/ blok E
9.00pm
“Ya Allah, kurniakan aku cinta, cinta yang suci
dan tulus, agar dengan cinta ini
Membawa aku mencintai MU dengan sebenar-benar
cinta. Ya Allah, ajari aku Tentang Cinta, agar
aku benar-benar memahaminya”

Friday, March 18, 2011

10 Bahasa Paling Banyak Dituturkan di Dunia

10 Bahasa Paling Banyak Dituturkan di Dunia

dari satu umat.blogspot.com

Bahasa boleh dikatakan merupakan salah satu anugerah terindah yang diberikan Tuhan kepada manusia. Bayangkan jika di dunia ini tidak ada bahasa atau hanya ada 1 bahasa saja, apakah mungkin para ilmuwan boleh menciptakan penemuan-penemuan vital?


Lalu, ada berapa sebenarnya jumlah bahasa di dunia? Menurut Ethnologi, pada masa ini ada sekitar 6,912 bahasa yang digunakan orang di seluruh dunia. Jumlah ini tentu saja masih diragukan kebenarannya kerana setiap hari ada bahasa baru yang mungkin muncul, sebaliknya ada pula bahasa yang lenyap.

Sedih bagi kita orang Melayu, bahasa Melayu tidak termasuk dalam 10 bahasa yang paling banyak digunakan di seluruh dunia. Namun boleh tumpang berbangga dengan bahasa Indonesia yang berada di kedudukan ke 7 kerana bahasa Melayu Malaysia dikira dalam bahasa Indonesia .

Selain itu , kita juga harus berbangga dengan bahasa Al-Quran yakni bahasa Arab yang juga termasuk dalam 10 bahasa ini. 10 bahasa ini adalah ;

10. Bahasa Perancis


Bahasa yang sering disebut-sebut sebagai bahasa paling romantik di dunia ini selain digunakan di Perancis juga menjadi bahasa rasmi di beberapa negara yang pernah dikuasainya.

Bahasa Perancis juga adalah salah satu bahasa rasmi di Pertubuhan Bangsa-bangsa (PBB) selain bahasa Inggeris, Mandarin, Rusia, Sepanyol dan Arab.

Jumlah penutur: sekitar 200 juta orang
Jenis Aksara: Latin
Negara Penutur: Perancis, Monaco, Kanada, Swiss, Belgium, Luxemburg, Benin, Burkina Faso, Burundi, Cameron, Afrika Tengah, Chad, Komoro, Kongo/Zaire, Pantai Gading, Djibouti, Guinea, Guinea Katulistiwa, Gabon, Guernsey, Madagaskar, Mali, Mauritius, Niger, Rwanda, Senegal, Seychelles, Togo, Haiti, Lebanon, Kaledonia Baru, Vanuatu. Polynesia, Martinique, Guadalupe. Bahasa rasmi PBB.
Untuk menyapa dalam bahasa Perancis, ucapkan: “Bonjour” (bone-JOOR).

9. Bahasa Benggali


Bangladesh adalah sebuah negara yang secara geografi merupakan negara kecil, tapi jumlah penduduknya mencapai 162 juta orang.

Bahasa rasmi Bangladesh adalah Bahasa Bengali. Kerana wilayah Bangladesh hampir seluruhnya bersempadan dengan India maka jumlah pengguna bahasa Bengali menyebar hingga ke beberapa wilayah India.

Jumlah penutur: Sekitar 230 juta orang
Jenis Aksara: Bengali
Negara Penutur: Bangladesh, India
Untuk menyapa dalam bahasa Bengali, katakan “Ei Je” (EYE-jay).

8. Bahasa Portugal



Portugal memang hanyalah sebuah negara yang kecil dan boleh dikatakan salah satu negara miskin di Eropah. Namun pada abad ke 15, Portugal merupakan bangsa yang besar kerana merekalah yang mengawali penjelajahan maritim ke seluruh pelusuk dunia.

Berkat jasa para penjelajah seperti Vasco da Gama, Henry the Navigator, Afonso de Albuquerque dan Pedro Álvares Cabral, Portugal memegang wilayah-wilayah penting di Asia, Afrika dan Amerika Selatan dan kemudian menanamkan pengaruh kebudayaannya di sana.

Jumlah penutur: sekitar 240 juta orang
Jenis Aksara: Latin
Negara Penutur: Portugal, Brazil, Angola, Cape Verde, Timor Timur, Guinea-Bissau, Makau, Mozambique, São Tomé e Príncipe.
Untuk menyapa dalam bahasa Portugis, ucapkan: “Bom dia” (Bohn DEE-ah).

7. Bahasa Indonesia

Bahasa indonesia yang termasuk dalam rumpun bahasa Melayu ternyata berada pada kedudukan ke-7 dengan jumlah penutur sekitar 259 juta orang.

Hitungan kasar ini diperoleh dari perkiraan jumlah pendudukindonesia tahun 2009 yang mencapai 230 juta manusia ditambah penduduk Malaysia 28 juta, penduduk Brunei 388 ribu serta sebagian kecil penduduk Thailand, Singapura dan Timor Timur.

Jumlah ini mungkin boleh bertambah kerana sejak tahun 2007 Bahasa indonesia telah dikukuhkan sebagai bahasa rasmi kedua di Vietnam.

Fakta menarik tentang bahasa indonesia:
Bahasa indonesia menduduki kedudukan ke 3 di Asia dan kedudukan ke 26 di dunia dalam perkara Tata bahasa terumit di dunia.
Bahasa indonesia juga mendunia di dunia maya, buktinya wikipedia berbahasa indonesia telah menduduki kedudukan ke 26 dari 250 wikipedia berbahasa asing di dunia dan kedudukan ke 3 di Asia setelah bahasa Jepun dan Mandarin, selain itu bahasa indonesia menjadi bahasa ke 3 yang paling banyak digunakan dalam posting blog di wordpress.

6. Bahasa Rusia



Mikhail Gorbachev, Vladimir Putin, Roman Abramovich, Anna Kournikova, dan Maria Sharapova adalah para pengguna bahasa Rusia yang sudah kita ketahui dari berbagai pemberitaan media. Namun, selain mereka tentu sahaja ada 270-an juta orang lainnya yang mengunakan bahasa Rusia sebagai bahasa rasmi.

Jumlah penutur: sekitar 278 juta orang
Jenis aksara: Cyrillic
Negara penutur: Rusia, Belarusi, Kazakhstan, Kyrgyzstan, Moldova. Bahasa rasmi PBB
Untuk menyapa dalam bahasa Rusia, ucapkan: “Zdravstvuite” (ZDRAST-vet-yah).

5. Bahasa Arab



Bahasa Arab adalah salah satu bahasa tertua di dunia dan merupakan bahasa yang dipakai dalam Al-Qur’an. Bahasa Arab banyak meminjamkan kosa katanya ke beberapa bahasa di Eropah terutama bahasa Sepanyol, Portugis dan Sisilia.

Bahasa Arab, seperti juga bahasa Ibrani dan Persia mengunakan kaedah penulisan aksara dari kanan ke kiri. Sejak tahun 1974, bahasa Arab digunakan sebagai salah satu bahasa rasmi di PBB.

Jumlah penutur: sekitar 300 juta orang
Jenis aksara: Arab
Negara penutur: Arab Saudi, Aljazair, Bahrain, Chad, Komoro, Djibouti, Mesir, Eritrea, Irak, Israel, Yordania, Kuwait, Lebanon, Libya, Maroko, Niger, Oman, Palestina, Qatar, Somalia, Sudan, Syria, Tunisia, Uni Emirat Arab, Sahara Barat, Yaman, Mauritania, Senegal, Mali. Bahasa rasmi PBB
Untuk menyapa dalam bahasa Arab, ucapkan: Assalammualaikum Wr Wb.

4. Bahasa Sepanyol

Setelah Portugal menguasai jalur-jalur penjelajahan maritim di Asia, Afrika dan Amerika pada abad ke-15, gantian Sepanyol yang menguasai wilayah-wilayah tersebut sejak abad ke 16 dan 17. Akibatnya, banyak kebudayaan Spanyol yang tertanam kuat di sana.

Pada masa ini, Bahasa Sepanyol banyak digunakan sebagai bahasa rasmi negara-negara di Amerika Tengah dan Selatan. Selain itu, bahasa Sepanyol juga banyak digunakan di beberapa negara bahagian Amerika Syarikat yang bersempadan dengan Mexico.

Bahkan beberapa kosa kata bahasa Inggeris dipinjam dari bahasa Spanyol seperti tornado, bonanza, patio, quesadilla, Enchilada, dan taco grande supreme, dll.

Jumlah penutur: sekitar 400 juta orang
Jenis aksara: Latin
Negara penutur: Spanyol, Argentina, Bolivia, Chile, Dominican Republic, Ecuador, El Salvador, Guinea Katulistiwa, Guatemala, Honduras, Kolombia, Kosta Rika, Cuba, Mexico, Nikaragua, Panama, Paraguay, Peru, Puerto Rico, Uruguay, Venezuela
Untuk menyapa dalam bahasa Spanyol, ucapkan: “Hola”.

3. Bahasa Hindi


India memang unik! Bayangkan sahaja, negara ini mempunyai penduduk terbanyak ke-2 di dunia, filem-filem Bollywood, Taj Mahal, Raja Asoka yang Agung, Mahatma Gandhi…. ehh, ternyata India tidak mempunyai bahasa nasional rasmi.

Bahasa Hindi yang diucapkan oleh sebagian besar masyarakat India hanya diakui sebagai bahasa rasmi sehari-hari bersama bahasa Inggeris dan bukan sebagai bahasa nasional oleh konsitusinya.

Jumlah penutur: sekitar 497 juta orang
Jenis aksara: Devanagari
Negara penutur: India, AS (100.000 jiwa), Mauritius (685.170 jiwa), Afrika Selatan (890.292), Yaman (232.760 jiwa), Uganda (147.000 jiwa), Singapura (5.000 jiwa), Selandia Baru (20.000 jiwa), Jerman (30.000 jiwa), Fiji, Nepal, Suriname, Trinidad & Tobago, Guyana dan Uni Emirat Arab.
Untuk menyapa dalam bahasa Hindi, ucapkan “Namaste” (Nah-MAH-stay).


2. Bahasa Inggris


Ini dia bahasa paling top di dunia sekaligus bahasa yang paling banyak diambil menjadi bahasa rAsmi di beberapa negara dan organisasi antarabangsa .

Tercatat ada 53 negara dan 10 organisasi antarabangsa yang mengunakan bahasa Inggeris sebagai bahasa rasmi.

Selain itu, hampir semua negara di dunia menjadikan Bahasa Inggeris sebagai bahasa kedua setelah bahasa kebangsaan masing-masing.

Jumlah penutur: sekitar 500 juta orang
Jenis aksara: Latin
Negara penutur: Inggris Raya, AS, Afrika Selatan, Antigua & Barbuda, Australia, Bahama, Bangladesh, Barbados, Belize, Botswana, Brunei Darussalam, Dominika, Ethiopia, Eritrea, Fiji, Filipina, Gambia, Ghana, Grenada, Guyana, Hong Kong, India, Irlandia, Jamaika, Kamerun, Kanada, Kenya, Kiribati, Lesotho, Liberia, Malawi, Maladewa, Malta, Marshall Kepulauan, Maritius, Micronesia, Namibia, Nauru, Nigeria, Pakistan, Palau, Papua Nugini, Rwanda, Saint Kitts & Nevs, Saint Lucia, Saint Vincent & Grenada, Samoa, Selandia Baru, Seychelles, Sierra Leone, Singapura, Solomon Kepulauan, Somalia, Sri Lanka, Swaziland, Tanzania, Tonga, Trinidad & Tobago, Tuvalu, Uganda, Vanuatu, Zambia, Zimbabwe. Organisasi Internasional: PBB, Uni Eropa, Persemakmuran, CoE, NATO, NAFTA, OAS, OIC, PIF, UKUSA, dll.
Untuk menyapa dalam bahasa Inggeris, ucapkan: F*** U.


1. Bahasa Mandarin


Tak diragukan lagi, Bahasa Mandarin adalah bahasa yang paling banyak digunakan orang di seluruh dunia. Jumlah penduduk di China/Tiongkok pada masa ini diperkirakan hampir mencecah 1,4 million juta orang.

Dari jumlah ini, semuanya diwajibkan menggunakan bahasa rasmi dalam satu bahasa yaitu Bahasa Mandarin. Belum lagi, para imigran Tionghoa di berbagai pelusuk dunia yang setia menggunakan bahasa Mandarin sebagai bahasa sehari-harinya.

Asal-usul kata Mandarin

Kata mandarin dalam bahasa indonesia sendiri sepertinya diserap dari bahasa Inggeris yang menggambarkan bahasa Cina juga sebagai bahasa Mandarin.

Namun sebenarnya, kata Mandarin ini diserap bahasa Inggeris dari bahasa Cina sendiri. Mandarin secara harfiah berasal dari sebutan orang asing kepada pembesar-pembesar Dinasti Qing di zaman dulu.

Dinasti Qing adalah dinasti yang didirikan oleh suku Manchu, sehingga pembesar-pembesar kekaisaran biasanya disebut sebagai Mandaren (Hanzi: 滿大人) yang berarti Yang Mulia Manchu.

Dari sini, bahasa yang digunakan oleh para pejabat Manchu waktu itu juga disebut sebagai bahasa Mandaren. Penulisannya berkembang menjadi Mandarin di kemudian hari.

Jumlah penutur: sekitar 1,5 milion orang
Jenis aksara: Karakter Cina
Negara penutur: Cina dan komunitas keturunan Cina lainnya di seluruh dunia. Bahasa rasmi PBB.
Untuk menyapa dalam bahasa Mandarin, ucapkan “Ni hao” (Nee HaOW) siangmalamonline/Tulahan

Thursday, March 17, 2011

anda betul-betul faham?

Rasulullah bersabda: sampaikan walau satu ayat. Sekadar untuk perkongsian. Walaupun tahu mungkin tak ramai yang membacanya, tapi mengutip kata hikmah Ketua Wanita Ikram, ustazah Maznah, : tulislah apa saja yang terlintas di hatimu, untuk berdakwah. Sekalipun tak ramai yang membaca, tulis dan terus tulis.

Hasil perbincangan dgn assoc prof Dr Saufi Man, beliau menegaskan punca mengapa umat islam mundur dan lalai dengan kehidupan dunia ialah kerana mereka tidak memahami apa yang mereka baca di dalam solatnya, juga bacaan Al-Quran yang dibaca tiap – tiap hari, begitu juga zikir-zikir yang dilafazkan dari mulut. Kalau sudah tidak memahami, apatah lagi untuk mentadabburinya, memahaminya dengan lebih mendalam lagilah begitu sukar.

Malahan dunia reality, manusia yang belajar B.Arab, samada memang berbangsa Arab, atau juga yang mendalami ilmu Bhasa Arab dengan lebih tinggi, kadang2 tidak memahami dengan mendalam apa yang mereka baca di dalam solatnya.

Puncanya adalah kerana mereka memndang ringan perkara tersebbut,
Beliau mengajak insan2 termasuk diri ni yang memang takhasus dalam B,Arab, untuk mula memahamkan masyarakat tentang kondisi ini. Kita bukan hanya berperanan untuk mengajar Nahu Sorof, ittisal, maharat qiraat, kitabah, istima’, atau kalam, tapi peranan kita adalah untuk memahamkan mereka apa yang mereka baca dalam solat, dalam doa2, zikir2 harian mereka. Setiap kali belajar tentang nahu, saraf, maharat, kaitkan dengan apa yang selalu mereka baca dalam kehidupan mereka.

Ramai mungkin yang tak memahami bacaan tasyahud akhir yang mengandungi 3 salam, salam 1- Salam tahiyyah toyyibah rasulullah kepada Allah. “ attahiyyah thoyybah lillah”, salam ke-2, Allah membalas salam Rasulullah, “ as salamu alaikan ayuha nabbiyyu wa rahmatullah wa barakatuh”. Kemudia kerana cintanya Rasulullah, Rasulullah membalas dengan salam kepada seluruh hamba solihin. “ as salam alainan wa ala ibadika solihin.”


Andaninya kita memahami apa yang kita baca tiap2 hari, sudah pasti kita punya hubungan yang begitu rapat dengan Allah,Rasulullah, dan juga umat Islam keseluruhannya.

Terlalu banyak rahsia yang belum tersingkap. Moga kita sama2 terus berjuang.

Friday, February 25, 2011

belajar dari sahabat...

sahabat Rasulullah sahabat kita juga....

sahabat Rasulullah generasi hebat generasi cemerlang...

wajib belajar dari mereka...

Thursday, February 24, 2011

ujian

Hati merintih…tersiksa..kerna masih lagi memikirkan dunia…

Hati ini merosak, merobek,

Kerna dunia masih lagi menjadi focus…

Pemikiran akan sempit, dada akan tersesak…

Bukan kerna memikirkan kerja yang bertimbun

Tetapi kerna cinta dunia masih menguasai diri

Ya Allah, jalan tarbiyyah diri ini benar-benar menuntut

Usaha keras…berkeras pada diri sendiri, jangan memanjakan diri

Tegas..
perlu tegas…

Tetapi lembut pada selainmu…jangan marah..jagn kecil hati..

Pandang mereka dengan kasih-sayang.
Allahu allah…Muhamadu rasulullah…
Aku rindu kamu…aku rindu… aku ingin bertemu mu…